14 Penyebab Sakit Gigi yang Harus Dihindari

Penyebab sakit gigi sangat bervariasi. Sakit gigi bisa merubah mood seseorang secara drastis. Sebagimana seorang wanita yang sangat sensitif ketika sedang mengalami menstruasi, seorang pria pun akan sangat sensitif jika sedanga mengalami sakit gigi yang teramat. Hal ini merupakan hal yang umum terjadi di seluruh dunia. Umumnya, penderita sakit gigi akan mengalami rasa sakit yang biasa disebut dengan cekot-cekot, berdenyut, ngilu, dan lainnya. Sakit gigi biasanya paling banyak dialami oleh orang-orang yang memiliki kebersihan mulut yang kurang terjaga. Tentu anda tidak menginginkan sakit gigi bukan? Oleh karena itu mari kita pelajari apa saja yang menjadi penyebab sakit gigi supaya kita bisa menghindarinya.

14 Penyebab Sakit Gigi

  1. Kerusakan Gigi
    Kerusakan gigi merupakan penyebab yang sangat umum terjadi pada hampir semua orang di dunia. Namun kerusakan gigi bukanlah satu-satunya penyebab sakit gigi. Kerusakan gigi sangat bermacam-macam, salah satunya adalah gigi berlubang. Kerusakan gigi berlubang dimulai dari kerusakan lapisan gigi yang paling luar yaitu email gigi. Jika hanya email gigi yang mengalami pembusukan/kerusakan, biasanya dalam kondisi ini gigi tidak akan terasa sakit. Namun jika pembusukan telah menular ke lapisan dentin, gigi akan menjadi sensitif. Pada kondisi selanjutnya adalah ketika kerusakan sudah mencapai pada lapisan gigi bagian dalam yaitu pulpa. Pada kondisi tersebut gigi akan terasa sangat nyeri.
  2. Bakteri
    Adanya bakteri merupakan salah satu faktor terjadinya gigi berlubang. Bakteri bisa menyebabkan pembusukan pada lapisan email, dentin dan pulpa. Akan tetapi, adanya baktei yang merusak gigi tersebut merupakan salah satu sebab kesalahan. Kesalahan? Mungkin lebih tepatnya adalah teledor atu malas. Karena malas dalam membersihkan gigi dari sisa makanan membuat bakteri melakukan pembusukan pada permukaan gigi.
  3. Abses
    Abses merupakan kondisi dimana akar gigi penuh dengan nanah. Ini adalah akibat selanjutnya dari gigi berlubang. Ketika lapisan dalam atau pulpa sudah membusuk dan terjadi infeksi, maka jaringan pulpa akan mengalami kematian sehingga akar gigi akan dipenuhi dengan nanah. Nah, pada kondisi ini gigi akan terasa sakit berdenyut.
  4. Penyakit Gusi
    Biasanya, penyakit gusi terjadi karena peradangan yang menyebabkan gusi bengkak, berwarna merah, bahkan sampai berdarah. Kondisi seperti ini disebut dengan gingivitis. Gingivitis sering disebabkan oleh kebersihan mulut yan tidak terjaga. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan radang gusi diantaranya diabetes, merokok, stres, kekurngan nutrisi, pubertas, fluktuasi hormonal, kehamilan, penyalahgunaan zat, infeksi HIV, dan penggunaan obat-obatan tertentu.
    Jika gingivitis tidak segera diobati akan menyebabkan sakit gigi. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Singkatnya, gingivitis yang tidak segera diobati semakin lama akan membuat gusi terjadi iritasi. Kondisi seperti ini akan menyebabkan kerusakan jaringan gusi dan tulang gusi yang disebut juga dengan periodontitis.
  5. Gigi Retak
    Keretakan pada gigi terjadi karena beberapa faktor. Terkadang seiring berjalannya waktu kita mengalami kecelakaan yang bisa menyebabkan gigi kita retak atau bahkan patah. Bisa jadi ketika kita berolahraga, berkendara, dan melakukan aktivitas lainnya. Pada kasus tertentu, keretakan gigi dapat merusak saraf gigi. Hal ini bisa terjadi jika garis retak melewati jalur saraf sehingga gigi akan terasa sakit. Namun, tidak selamanya keretakan gigi terjadi karena kecelakaan. Terkadang gigi mengalami keretakan yang bahkan tidak terlihat. Kondisi seperti ini disebut dengan sindrom gigi retak (Cracked Tooth Syndrome). Salah satu faktor sindrom gigi retak adalah proses mengunyah makanan, contohnya adalah seperti pada saat mengunyah permen, atau makanan yang memiliki tekstur keras lainnya.
  6. Bruxism
    Bruxism adalah menggesekkan gigi bagian atas dengan gigi bagian bawah sehingga terdengar bunyi yang cukup keras. Hal ini bisa menyebabkan gigi retak atau patah dan merusak saraf sehingga menimbulkan nyeri pada gigi. Sebaiknya jangan dibiasakan melakukan hal tersebut.
  7. Perawatan Ortodontik
    Perawatan ortodontik adalah memperbaiki keselarasan gigi yang tidak normal dengan menggunakan kawat gigi. Tentu perawatan dengan kawat gigi ini bukan tanpa resiko. Resikonya adalah rasa sakit yang timbul akibat tarikan kawat gigi.
  8. Sinus
    Sinus bisa menyebabkan rasa sakit pada seluruh isi mulut atau hanyapada area tertentu.
  9. Cara Menyikat Gigi yang Tidak Benar
    Hal ini dapat menyebabkan kerusakan saraf pada akar gigi. Jika sering terjadi gesekan pada gusi ketika menyikat gigi akan sangat berbahaya. Akibatnya gigi akan sangat sensitif terhadap makanan dan minuman yang panas atupun dingin. Kondisi seperti ini disebut juga dengan akar gigi sensitif. Bukan hanya cara menyikat gigi yang benar, namun kita juga membutuhkan bentuk sikat gigi yang cocok dengan bentuk mulut kita. Sehingga resiko gesekan tersebut bisa dihindari.
  10. Impacting
    Impacting adalah kondisi dimana gigi baru mulai tumbuh, namun bertabrakan dengan gigi lama yang belum tercabut. Akhirnya gigi baru akan tumbuh dengan sudut yang tidak baik. Sehingga gigi baru yang muncul akan menimbulkan rasa sakit pada gigi.
  11. Gigi Miring
    Gigi miring bisa disebabkan oleh pertumbuhan gigi yang tidak normal. Gigi miring biasa disebut juga dengan gingsul.
  12. Ketidakseimbangan Hormon
    Ketidakseimbangan hormon biasa terjadi pada 4 masa, yaitu pada saat pubertas, menstruasi, menopause dan kehamilan. Namun, penyebab sakit gigi yang satu ini biasa dialami oleh kaum hawa. Menjelang menstruasi biasanya wanita akan mengalami gangguan pada gusi akibat fluktuasi hormon sehingga menimbulkan sakit gigi.
  13. Makanan Terlalu Manis
    Makanan yang terlalu manis akan menimbulkan rasa ngilu pada penderita gigi sensitif. Selain itu, makanan yang terlalu manis sangat menguntungkan bagi bakteri untuk melakukan pembusukan pada gigi. Jadi sebisa mungkin hindari makanan yang terlalu manis, atau setelah mengkonsumsi makanan yang terlalu manis segeralah menyikat gigi. Karena makanan yang terlalu manis bisa menjadi penyebab sakit gigi berlubang.
  14. Mengkonsumsi Minuman Kaleng
    Tahukah anda bahwa zat kimia yang terkandung dalam minuman kaleng bisa membuat gigi anda keropos? Sebaiknya hindari minuman kaleng karena bisa menyebabkan pembusukan pada gigi sehingga gigi akan berlubang.
Dari beberapa faktor penyebab sakit gigi, gigi berlubang merupakan penyabab yang sering dijumpai. Bagi anda yang sudah terlanjur mengalami sakit gigi, anda perlu mencoba obat sakit gigi paling ampuh dan mujarab. 14 penyebab sakit gigi yang telah kami sajikan semoga bisa bermanfaat untuk anda. Yuk mulai sekarang jangan malas-malasan untuk menjaga kesehatan gigi kita. Jika artikel ini bermanfaat, yuk share ke teman-teman agar mereka bisa mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan sakit gigi. Caranya gampang sekali, klik tombol share dibawah ini.

Referensi:
Top 10 causes of toothache (thehealthsite.com)
Top 5 reasons for a toothache and when it might be more serious (yellowpages.com.au)
Obat Sakit Gigi Paling Ampuh dengan Bawang Putih (duniainformasikesehatan.com)
Penyebab Sakit Gigi yang Mungkin Anda Alami (mediskus.com)
Penyebab dan Gejala Sakit Gigi (ahliherbal.com)

Ditulis Oleh : omahobatherbal.blogspot.com

Judul: 14 Penyebab Sakit Gigi yang Harus Dihindari
Deskripsi: Penyebab sakit gigi sangat bervariasi. Sakit gigi bisa merubah mood seseorang secara drastis. Sebagimana seorang wanita yang sangat sensit...
Label:

:: Terima Kasih! ::

0 Response to "14 Penyebab Sakit Gigi yang Harus Dihindari"

Poskan Komentar